Air Yang Diam Itu Akan
Membusuk
Malam pemilihan Ketua Forsilam Mesir
Masa Bakti 2013-2014 menjadi pelajaran yang tersimpan untuk diriku, ia
menghilangkan rasa gundah dan kurang bahagianya dan seimbangnya jalan hidup
ini, mengapa?? Karena kejadian tersebut menjadi pemicu tumbuhnya kembali rasa
semangatku untuk berbicara dan berbagi serta mengingatkanku kembali akan
penting sebuah sharing dan diskusi. Yg mana dulu semangat itu ada tapi setelah itu hilang.
Dan itu menjadi pelajaran bagiku akan pentingnya sebuah komentar dan usulan.
Kalau dilihat dari masa laluku, itu pun pernah ada dan semangat itu ada. Tiada
lain adalah hikmah dari mahfuzhot yg di ajari guruku di pondok dulu, yaitu
potongan syair Imam Syafi’i :إني رأيت وقوف الماء يفسده....إن
سال طاب وإن لم يجر لم يطب
“Sesungguhnyan aku menganggap diamnya air merusaknya(membusuk), jika (air
itu)ia mengalir maka (air yg) baik dan jika belum mengalir(diam) maka belum
baik (air tersebut). Begitu pula dengan yg namanya sebuah keahlian,ability
dan ide yg segar jika ia tidak dimanfaatkan dan hanya diam di kepala maka ia
akan hangus ataupun bias menganggu diri kita sendiri karena setiap sesuatu jika
tidak di manfaatkan maka pasti ia akan merusak alias jadi sampah. Ada pepatah
arab :تحرك فإن في الحركة بركة “bergeraklah
(beraktivitaslah) karena didalamnya ada keberkahan”. Allah akan memberi
rezeki kepada yg mau berusaha untuk mencarinya
Terkadang setiap orang sudah
memiliki keahlian tapi sedikit yg bias mengamalkan dan mengajarkan keahlian
tersebut disebabkan belum
cakap social. Namun disayangkan bagi yg sudah jatuh putus asa dari bukit perjuangan
tersebut karena butuh kesiapan yg matang, pengorbanan yg besar dan perjuangan
yg terus menerus. Namun selalu ada problematika bagi yg sudah berpotensi dalam
input dan outpunya yaitu kurang peduli, lambat laun dalam terobosannya dan
sudah merasa cukup. Itu semua tiada lain disebabkan oleh lemahnya iman,kurang
tingginya sebuah cita2 dan suasana yg tidak mendukung serta pergaulan yg
berlawanan dg keinginan tersebut.
Lalu apa yg harus kita lakukan untuk mewujudkan jiwa aktivis yg ideal ,setidaknya
ada 5 tips yaitu :
1. Memperbaharui
niat karena Allah Swt, menjaga ibadah wajib dan menambahkan ibadah
sunnah.
2. Menguatkan
kembali tali sillaturahmi(sosiality) sesama muslim untuk membangun
kembali rasa mutualisme.
3. Terus berusaha
dan berdoa seoptimal mungkin untuk melatih diri untuk berpotensi dalam input(pembekalan ilmu) dan
output(pengamalan) kebaikan bersama mendirikan proyek pahala.
4. Menjaga
diri untuk senantiasa berfisik sehat dan memumpuni salah satu cabang olaharga
yg di gemari
5. Berkreasi, berorganisasi dan aktif berbisnis.
Semoga Allah memberkahi aktivitas
kita sehari, menjadikan kita aktivis yg orientasinya mengaharapkan keridhoanNya
dan memudahkan urusan kita dan merahmati kita untuk dapat masuk surgaNya. Jazakkumullahu
khoiron jaza’









0 comments:
Post a Comment