coba

test

Home » » Puisi

Puisi

Written By Unknown on Tuesday, September 17, 2013 | 7:19 AM

Cinta Tanpa Nada





Aku ingin sebut namamu dengan tanpa kata
Agar hawa itu merambah keseluruh wilayah jiwa
Memberi semilir untuk jendela terbuka
Di balik fajar, pelangi dan puisi

Kau adalah bunga pertama pada musim semi
Merekah bersama embun dan dingin
Indah bukan karena Mentari saat pagi
Lebih dari sebab kau adalah bunga
Namun juga obat kegelisahan manusia

Allah pancarkan sinar dari balik dadamu
Mengalun di tengah gurun berpasir
Menyiram wajah-wajah kelu
Menarik urat-urat bibir hingga tersenyum ria

Aku ingin ucap namamu dengan jiwa supaya sepi bernada
Menggema memecah alam sadar
Agar salju hati tergesa-gesa berguguran

Membaca jalanmu adalah menyulut api rindu pada sumbu lilin hati
Sumbu yang menyala-nyala pada lebah kecil pembawa madu

Jalanmu itu kesabaran beranak cinta
Mengalir dalam perut samudra dan sungai
Memberi basah pada tanah pecah sebab ulah kenistaan
Kau angkat itu menjadi damai
Maka tanah pecah bernyanyi bersama purnama





Wahai Muhammad, Rosulullah
Sungaimu menenggelamkanku
Diriku habis
Tak tersisa
Selain rindu padamu yang bertahta dalam relung sukma
Rindu penggugah aku kala lelap menerpa semua raga
Melihat bintang jadi tak seindah malam-malam kelam
Tinggallah kecintaan untuk berbahasa pada malam
Lalu kurelakan angin bisu menguping detak jantungku
Biarkan esok pagi ia ceritakan
Adalah aku rindu pelukan Nabiku

Di ujung senyap yang menggurui
Aku ingin tarik dirimu dari ruang dan waktu
Ke sini
Karena aku cinta                                                                   

0 comments:

Post a Comment

Radio Ngacau

Selamat Datang Di Radio Ngacau

Radio Ngacau

Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS